Kebiasaan Sesudah Makan yang Memicu Gemuk


Tahukah Anda bahwa naiknya berat badan bisa dipicu oleh kebiasaan yang dilakukan sesudah makan? Kebiasaan tersebut berdampak pada tingkat metabolisme dan pencernaan seseorang. Lebih parah lagi, kebiasaan itu bisa berdampak hebat pada kesehatan. Lihat apa saja kebiasaan yang harus Anda singkirkan pasca-makan agar tidak bertambah gemuk seperti dikutip Boldsky.com.
Kebiasaan Sesudah Makan yang Memicu Gemuk
Tidur
Tidur sesudah makan membuat proses pencernaan melambat dan bisa berujung pada kembung. Ini juga salah satu faktor yang menyebabkan naiknya berat badan. Agar aman, Anda paling tidak harus menunggu dua jam setelah makan untuk kemudian tidur dengan tenang.
Malas-malasan
Adalah hal wajar untuk leyeh-leyeh sesaat setelah makan. Tapi ternyata ini juga bisa menyebabkan kenaikan berat badan yang signifikan. Lebih baik Anda berjalan kaki santai selama sepuluh hingga 20 menit agar melancarkan metabolisme. Ini juga bisa mencegah perut kembung.
Melonggarkan ikat pinggangIkat pinggang yang sengaja dilonggarkan akan memunculkan perut menggelambir lebih banyak.
Kebiasaan Sesudah Makan yang Memicu Gemuk
Mandi
Mandi selepas makan hanya akan memperlambat proses metabolisme dan pencernaan. Mandi juga memperlambat aliran darah menuju perut dan menurunkan suhu tubuh. Kedua hal ini akhirnya memperlambat proses pencernaan.
Merokok
Secara umum, merokok tidak baik untuk kegiatan apa pun. Tapi khusus untuk sesudah makan, merokok akan lebih membahayakan karena menyebabkan asam, rasa panas di jantung, dan kenaikan berat badan.
Olah raga berat
Olah raga setelah makan akan meningkatkan tekanan darah dan suhu tubuh. Kegiatan ini juga bisa menyebabkan sakit perut dan kram.
Makan buah
Perut kita tidak bisa mengolah makanan setelah makan. Buah akan terurai di perut dan proses pencernaannya pun akan lama. Disarankan agar Anda memakan buah satu jam sebelum makan berat.

0 Response to " Kebiasaan Sesudah Makan yang Memicu Gemuk "

Posting Komentar